-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
/
Copy pathsejarah.html
56 lines (55 loc) · 2.86 KB
/
sejarah.html
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<link rel="stylesheet" href="index.css"/>
<title>Luas Belah Ketupat</title>
</head>
<body>
<center>
<div class="text-with-stroke">
<p class="paragraph">
<h1>Sejarah</h1>
<p class="paragraph"></p>
<h5>Berikut adalah beberapa poin terkait sejarah belah ketupat:
Era Kuno:
Konsep dasar bentuk geometris, termasuk bentuk belah ketupat, mungkin sudah ada sejak zaman kuno. Beberapa peradaban kuno, seperti Mesir dan Yunani, memiliki pemahaman yang baik tentang geometri, dan bentuk-bentuk geometris tersebut digunakan dalam konstruksi bangunan dan dalam konteks keagamaan.
</p>
<p class="paragraph">
Matematika Islam:
Selama periode kejayaan Islam pada Abad Pertengahan, ilmu matematika dan geometri berkembang pesat. Matematikawan Islam seperti Al-Khwarizmi dan Ibn al-Haytham memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan geometri dan bentuk geometris seperti belah ketupat.
</p>
<p class="paragraph">
Renaisans Eropa:
Selama Renaissance di Eropa (abad ke-14 hingga ke-17), minat terhadap ilmu pengetahuan dan matematika kembali muncul. Tokoh-tokoh seperti Leonardo da Vinci dan Albrecht Dürer ikut mengembangkan konsep-konsep geometri, termasuk bentuk belah ketupat.
</p>
<p class="paragraph">
Euclid dan "Elements":
Karya Euclid, terutama "Elements" (sekitar 300 SM), menjadi referensi utama untuk studi geometri selama berabad-abad. Meskipun buku ini lebih berfokus pada teorema dan aksioma, bentuk-bentuk geometris seperti belah ketupat tentu saja menjadi bagian dari pemahaman geometri pada masa itu.
</p>
<p class="paragraph">
Pemakaian Tradisional dan Kultural:
Bentuk belah ketupat sering kali muncul dalam seni dan simbolisme budaya. Misalnya, di beberapa budaya Asia, belah ketupat dapat menjadi simbol keberuntungan atau digunakan dalam perayaan-perayaan khusus.
</p>
<p class="paragraph">
Penggunaan Modern:
Saat ini, belah ketupat digunakan dalam berbagai konteks matematika, fisika, dan rekayasa. Bentuk ini memiliki sifat-sifat geometris yang berguna dan dapat diaplikasikan dalam berbagai masalah dan perhitungan.</h5>
</p>
</p>
<button id="hitung">hitungan</button>
<button id="kembali">kembali</button>
</center>
<script>
var hitung = document.getElementById("hitung");
hitung.addEventListener("click", function() {
window.location.href = "index.html";
});
var kembali = document.getElementById("kembali");
kembali.addEventListener("click", function() {
window.location.href = "cabang.html";
});
</script>
</div>
</body>
</html>